Gili Meno, Sepotong Surga Bagi Pecinta Hening

Lombok, pulau dengan sejuta pesona keindahan yang pesonanya selalu memikat hati. Mulai dari pesona laut, gunung, suasana, hingga kuliner, Lombok memiliki semua syarat untuk menjadi the must visit place. Siapa yang tidak kenal Gunung Rinjani atau Gili Trawangan? Keduanya menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Lombok. Namun, Lombok pun memiliki primadona lain, yaitu Gili Meno yang memiliki suasana lebih tenang dibandingkan Gili Trawangan.

Gradasi warna laut yang tercipta dari deretan karang bawah laut, langit cerah tanpa awan, juga pasir putih yang halus membuat saya rela berlama-lama menikmatinya. Pulau kecil berpenduduk 579 jiwa ini terasa sangat damai dan tenang, tanpa adanya suara bising kendaraan bermotor. Bukan hanya keindahan alam yang memikat hati saya di Gili Meno, tetapi juga keramahan penduduknya. Selalu ada sapa dan seulas senyum yang mereka tebarkan setiap kali berpapasan di jalan. Di Gili Meno, ada beberapa tempat menarik, salah satunya adalah turtle sanctuary yang merupakan tempat perlindungan dan pengembangbiakan kura-kura yang dikelola oleh seseorang bernama Boulong. Dalam sebuah papan tertulis ajakan Boulong untuk menyelamatkan dan melindungi kura-kura agar tidak punah dari muka bumi ini. Suatu bentuk kepedulian yang harus didukung, dengan harapan semoga anak cucu kita nanti bukan hanya mengenal kura-kura dari cerita saja.

Tempat menarik lainnya adalah sebuah danau alami berair asin. Danau ini berada di tengah-tengah Gili Meno dan merupakan sebuah ekosistem bagi mangrove yang sayang untuk dilewatkan. Bird Park juga menjadi daya tarik Gili Meno. Dengan tiket masuk 50.000 Rupiah per orang, setiap pengunjung dapat melihat aneka ragam koleksi burung yang ada. Tidak hanya burung-burung Indonesia, tetapi juga burung-burung dari mancanegara seperti flamingo, pelikan, juga elang. Perjalanan menuju Gili Meno dapat diawali dari Pelabuhan Bangsal dengan menggunakan public boat seharga 9.000 Rupiah per orang. Waktu paling tepat untuk menyeberang dari Pelabuhan Bangsal ke Gili Meno ataupun sebaliknya adalah saat pagi hari ketika ombak belum tinggi dan public boat masih beroperasi. Jika terpaksa untuk menyeberang pada siang hari, ada shuttle boat tujuan Gili Meno seharga 20.000 Rupiah per orang. Jadi, jika terpaksa harus menyeberang pada siang hari, pastikan barang berharga seperti kamera, handphone, maupun dompet sudah terlindungi dengan baik. Selamat menikmati sepotong surga yang tercecer di perairan Selat Lombok. (Words and Images : Rosdiana - @dieend18 )