Because, We Really Love You : The Butterfly Effect

Lupus, dalam dunia kedokteran dikenal sebagai Systemic Lupus Erythematosus (SLE), merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan sel imunitas atau kekebalan tubuh menyerang jaringan sel tubuh yang sehat. Sel yang seharusnya melindungi tubuh dari penyakit ini justru berproduksi berlebihan dan menyebabkan penyakit dengan menyerang sel tubuh lainnya. Kondisi ini memicu kerusakan pada kulit, sendi, dan organ tubuh manusia.

Hingga saat ini, para peneliti dan dokter pun masih mengalami kesulitan untuk mencari penyebab dari penyakit lupus. Tetapi, mereka setuju bahwa lupus kemungkinan besar disebabkan oleh campuran kompleks antara faktor genetik, hormonal, dan lingkungan. Namun, lupus bukan penyakit menular sehingga tidak perlu mengucilkan diri ataupun menghindari penderita lupus.

Lupus pun seringkali disebut sebagai “penyakit seribu wajah”, karena gejalanya yang sama dengan penyakit pada umumnya, seperti merasa sangat lelah, sakit kepala, rambut rontok, hingga persendian membengkak. Bahkan, bila menyerang jantung, lupus akan menyerupai penyakit jantung. Pada pasien tahap lanjut, lupus akan menimbulkan bercak merah berbentuk kupu-kupu yang sering disebut sebagai butterfly rash. Selain itu, ujung jari akan berwarna pucat kebiruan, kejang, stroke, atapun keguguran pada ibu hamil. Meski gejalanya terlihat samar, jika telah mengalami lebih dari empat gejala dari penyakit lupus, segera periksakan diri ke dokter. Sama seperti penyakit mematikan lainnya, jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat, lupus dapat menyebabkan kematian. (Words Talita Zahrah | Image Istimewa)